Posts

1 Oktober Mendatang,Sarasvati Gelar Teater 'Ratimaya'

Image
Grup musik berorientasikan mistis dan kesenduan, Sarasvati tak pernah berdiam diri. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana band ini tak banyak berkabar, lantas muncul dengan sebuah proyek sampai tema yang baru. Hampir setiap tahun band yang satu ini selalu membuat ‘sesuatu’. Entah berupa karya baru maupun berupa pertunjukan dengan aneka ragam konsep berbeda. Banyak pertanyaan mencuat, "Setelah ini, Sarasvati akan membuat apalagi, ya?" Dan tahun ini, Sarasvati akhirnya menjawab. Sudah hampir satu pekan seluruh anggota personil Sarasvati mengajak orang-orang untuk memposting foto bertema mimpi di media sosial dengan tagar "Ratimaya Sarasvati" (#RatimayaSarasvati). Dan respon dari para pengguna akun jejaring sosial pun sudah sedemikian ramai merespon hal ini. "Ratimaya Sarasvati" merupakan judul pertunjukan sekaligus album baru Sarasvati yang akan lahir di tanggal 1 Oktober 2015. Konon, ini adalah mimpi mereka. Mewujud...

Dua Lagu Teranyar dari Moiss

Terhitung tepat satu tahun yang lalu yakni pada 19 September 2014 dari tragedi kecelakan yang menimpa dari bassist mereka Krishna Nur Pribadi atau biasa dipanggil momon, trio indie rock asal kota Semarang, Moiss melepas dua lagu sekaligus bertitel 'Through The Dawn' dan 'Blue'. Dua lagu tersebut merupakan trek nomor 4 dan 5 dari mini album bertajuk "Sensitive" . Tentu saja dengan adanya insiden yang sangat disayangkan oleh mereka ini, bassist dari Moiss kini digantikan oleh  M. Irsyad. Dirinya dulu adalah pencabik bass dari band blues/psych rock kebanggaan kota Semarang, Warehouse yang tengah vakum. Hingga sampai saat ini, komplotan yang terbentuk pada 13 mei 2012, berformasikan tetap Much Rifqi (vokal, gitar), M. Irsyad (bas, vokal latar), dan Hari Candra (Drum). Setelah melepas dua lagu dari mini album "Sensitive", rencananya Moiss akan merilis EP kedua mereka dimana mereka bekerjasama dengan label yang berasal dari kota Solo, Hem...

Rottrevore Records Rilis Teaser Singkat EP Milik Sufism

Image
Setelah beberapa hari lalu mengumumkan telah resmi mendapat roster terbaru yakni Antithesis, label death metal kenamaan, Rottrevore Records baru saja mengumumkan sebuah penampakan teaser singkat dari EP milik band death metal muda Bandung, Sufism yang bertajuk "Reptilia Buas". Kabarnya mini album dari kuartet Nanang, Sandy, Ari, dan Rizky itu akan meluncur di pasaran pada awal bulan Oktober mendatang. "Ok guys, inilah Sufism teaser dengan audio diambil dari mini album mereka "Reptilia Buas" yang akan kita rilis bulan Oktober 2015." , terang pihak Rotrrevore, Senin (21/9) malam, melalui akun Facebook resminya. Sufism merupakan band brutal death metal yang lahir di Bandung Selatan yang pada awalnya diperkuat oleh individu-individu yang sebelumnya juga telah memiliki band. Nanang dari Khasarath didaulat sebagai vokalis, Sandy dari Deadmary menjadi pemetik gitar, pengebuk drum Ari Galing, dan pembentot bas Rizky Rinaldy. Semua trek dari “Re...

Profil Trouble Maker

Image
  Trouble Maker berdiri sejak tahun 2011 dengan personil awal Widhi, Surya, Paul, Fahmi dan Ferdi. Trouble Maker dibentuk dari berkumpulnya mahasiswa yang berada pada suatu UKM musik. Setelah mencoba karakter masing-masing personil ternyata ada karakter yang kurang cocok pada band ini, Paul (vokal) dikeluarkan karena tidak dapat memberikan karakter rock n roll pada Trouble Maker. Setelah dicoba bermain di beberapa kampus dan event, karakter vocal Widhi (rhytem) ternyata dapat memberikan karakter suara yang diinginkan Trouble Maker. Single pertama Trouble Maker yang berjudul “Whatever (Na Na Na Na) pun lahir. Akan tetapi setelah single Trouble Maker keluar, Fahmi (bass) dan Ferdi (drum) tidak terlihat ingin membawa Trouble Maker menjadi ke arah yang lebih maju. Akhirnya mereka keluar karena dirasa tak memberikan kontribusi yang baik pada band ini. Surya dan Widhi pun bertemu dengan Adhip, setelah beberapa kali ngobrol dan bertukar pikiran akhirnya Adhip pun dir...

Profil Night Story

Image
NIGHT STORY terbentuk pada 15 Maret 2015 di Kota Gianyar, Bali. Band yang personilnya merupakan pecahan beberapa band indie ini pada awalnya terbentuk karena tidak sengaja. Ke-empat personil; Andre (Gitar Vokal) Gus Samir (Gitar) Tommy (Bass) dan Devit (Drum) memang merupakan kawan lama. Karena terlalu sering kumpul bareng kami akhirnya menentukan  membentuk sebuah band yang kami sebut genrenya Pop Punk Alternative dan diberikan nama NIGHT STORY. Asal muasal nama tersebut karena biasanya kita melakukan jamming di malam hari dan selalu memiliki cerita atau angan-angan untuk memiliki sebuah band indie. Band ini lebih banyak mengusung tema tentang keseharian anak muda seperti Pertemanan, Cinta, dan lingkungan sekitar. Jam terbang dari band ini masih belum seberapa, namun setiap personilnya sudah pernah memiliki band lain yang cukup untuk menambah pengalaman. Demo pertama band ini berjudul “Di Hari Nanti”. Bertemakan tentang perjuangan seseorang untuk meng...

Profil L'aurentsia

Image
  Band beranggotakan 5 orang dengan genre japanesse pop rock ini didirikan di kota hujan, Bogor pada tanggal 24 Juni 2012. L’AURENTSIA memiliki visi dan misimenjadi grup musik solid, berkualitas, dan menginspirasi melalui penciptaan karya-karya musik yang berkarakter. Berikut histori perform L’AURENTSIA: Guest Star pada event Libura nSekolah di TMII, Jakarta (2012) Guest Star pada event Car Free Day, Jakarta (2012) Guest Star pada event Nonton Bareng Final Piala Dunia di Planet Futsal, Jakarta (2012) Partisipan di 1000 Band United (Sponsored by Indosat), Cibubur (2012) Guest Star di Event Waroeng Coffee, Cibubur (2013) Guest Star di acara Sore Asik TMII, Jakarta (2013) Guest Star di Event FX Music, Jakarta (2013) Band Indie versi RSPD FM, Sukabumi (2013) Juara 3 Festival Band Memperingati Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi (2013) Partisipan di acara Gudang Musik, Depok (2013) Band Indie versi Radio Elmitra FM, Sukabumi (2013) Green School's Band d...

Launching Album Debut Whte Rose ‘Buka Mata Mereka’ di Gelar Akhir September

Image
Kelompok pop punk asal pulau Bali, White Rose akan menggelar acara peluncuran album perdana “Buka Mata Mereka” yang dijadwalkan pada tanggal 29 September 2015 mendatang di Boshe VVIP Club, Bali. Dalam rangka merayakan album debutnya, White Rose juga menampilkan beberapa band-band berbahaya seperti Ripper Clown, The Rolic, dan Silence Within Eyes yang siap mendukung acara mereka tersebut. Acara yang diberi nama ‘Launching Debut Album Buka Mata Mereka’ ini menggandeng salah satu clothing line Denpasar bernama Heartless yang juga bertindak sebagai label musik mereka. Band yang beranggotakan Surya Dipta (vokal/gitar), Ian Putra (gitar), Goib (bas/vokal), dan Gung Nandha (drum) ini mengaku sangat antusias dengan diselenggarakannya acara ini. “Sebenarnya acara ini sudah menjadi agenda kami sejak dirilisnya album ‘Buka Mata Mereka’ ini bulan Mei lalu, tapi karena banyak hal yg menjadi pertimbangan kami, akhirnya ini harus terealisasi pada akhir September ini. Well, it’s ...